GAGAL PAHAM

Banyaknya para juru dakwah yang menganjurkan untuk kembali kepada Alquran dan hadis, tanpa didasari dengan metode yang jelas, membuat makna bertaklid mengalami pergeseran. Seolah-olah, jika seseorang bertaklid, maka dia tidak mengikuti Alquran dan hadis, namun mengikuti seseorang yang kepadanya dia bertaklid.

Lanjutkan membaca “GAGAL PAHAM”

MENYOAL TAKLID (BAG. IV)

Pada pembahasan-pembahasan sebelumnya, kita telah membahas panjang lebar tentang permasalahan bertaklid. Mulai dari makna bertaklid, hukum bertaklid, hingga kenyataan bahwa bertaklid itu merupakan suatu hal yang tak terelakkan bagi sebagian besar umat Islam.

Lanjutkan membaca “MENYOAL TAKLID (BAG. IV)”

MENYOAL TAKLID (BAG. II)

Pada kesempatan sebelumnya, kita telah membahas bahwa bertaklid itu tidak haram, bahkan hukumnya wajib bagi seseorang yang tidak paham akan suatu hal untuk bertaklid kepada yang paham akan hal tersebut. Karena bertaklid itu berarti menyerahkan sebuah masalah kepada ahlinya, seperti menyerahkan masalah konstruksi rumah kepada seorang arsitek atau masalah pengobatan kepada seorang dokter. Setidaknya hal ini lah yang dapat kita ambil dari penjelasan Syekh Muhammad Said Ramadan Albuty tentang makna bertaklid dan hukum asal bertaklid kepada salah satu mazhab yang empat.

Lanjutkan membaca “MENYOAL TAKLID (BAG. II)”

MENGAPA SAYA BERMAZHAB SYAFII?

Umat Islam di Indonesia kian lama kian cerdas. Dahulu, kebanyakan dari mereka hanya tahu cara beribadah dan bermuamalah saja. Paling tidak, mereka hanya tahu bahwa apa yang mereka lakukan itu merupakan bagian dari mazhab Syafii. Bahkan jika mereka tahu tentang mazhab yang lain pun, seumpama mazhab Hanafi, mazhab Maliki, dan mazhab Hambali, itu hanya sebatas tahu bahwa ada mazhab lain selain mazhab Syafii dan mereka hanya tahu sebatas nama saja.

Lanjutkan membaca “MENGAPA SAYA BERMAZHAB SYAFII?”