APAKAH BERTAKLID ITU HARAM?

Dalam beberapa kesempatan, saya kerap kali membahas tentang pentingnya bertaklid kepada salah satu mazhab yang empat bagi seorang muslim. Tentunya hal tersebut melalui perantaraan seorang guru yang mendapatkan ilmu dari gurunya lalu gurunya dan seterusnya.

Lanjutkan membaca “APAKAH BERTAKLID ITU HARAM?”

Iklan

MENGAPA SAYA BERMAZHAB SYAFII?

Umat Islam di Indonesia kian lama kian cerdas. Dahulu, kebanyakan dari mereka hanya tahu cara beribadah dan bermuamalah saja. Paling tidak, mereka hanya tahu bahwa apa yang mereka lakukan itu merupakan bagian dari mazhab Syafii. Bahkan jika mereka tahu tentang mazhab yang lain pun, seumpama mazhab Hanafi, mazhab Maliki, dan mazhab Hambali, itu hanya sebatas tahu bahwa ada mazhab lain selain mazhab Syafii dan mereka hanya tahu sebatas nama saja.

Lanjutkan membaca “MENGAPA SAYA BERMAZHAB SYAFII?”

MENURUT SAYA

Suatu hari, Ahmad dan Rahman pergi bersama menuju sebuah tempat. Mereka menaiki bus menuju tempat tujuan mereka. Dalam perjalanan, tiba-tiba muncul seorang tukang koran menghampiri mereka dan menawarkan koran. Tanpa ragu, Rahman langsung mengeluarkan uang dari sakunya dan membeli koran dari tukang koran tersebut. Rahman pun sibuk membalik-balik koran yang baru saja dibelinya. Selang beberapa saat, terjadi diskusi hangat antara mereka.

Lanjutkan membaca “MENURUT SAYA”

BERAMAL SETELAH BERILMU

Seorang penuntut ilmu hendaknya tidak hanya mempelajari sesuatu, namun juga mengamalkannya. Begitu juga, seorang penuntut ilmu hendaknya mengamalkan sesuatu setelah berilmu. Dua hal ini lah yang mencerminkan sosok seorang penuntut ilmu yang sebenarnya. Imam Algazali dalam kitab beliau Ayyuhal Walad –أيها الولد– berkata:

العلم بلا عمل جنون والعمل بلا علم لا يكون

“Ilmu tanpa amal itu gila dan amal tanpa ilmu itu tidak mendapatkan apa-apa.”

Lanjutkan membaca “BERAMAL SETELAH BERILMU”